Pengaturan lembur Karyawan

Dokumen ini menjelaskan langkah-langkah untuk membuat dan mengatur aturan lembur karyawan di sistem attendance, mulai dari mengakses menu lembur, mengatur ketentuan durasi dan pemotongan, hingga menentukan rate pembayaran dan karyawan yang terkena aturan tersebut.


Step 1: Masuk ke Menu Lembur di Attendance

Buka sistem attendance, lalu pilih menu Attendance pada navigasi utama.

Menu Attendance di Humanis

Setelah menu Attendance terbuka, pilih submenu Lembur untuk mulai membuat atau mengatur aturan lembur.

Submenu Lembur


Step 2: Membuka Pengaturan Lembur dan Menambah Aturan Baru

Di halaman lembur, pada bagian kanan layar terdapat menu Pengaturan. Klik menu tersebut untuk membuka daftar aturan lembur yang ada.

Menu Pengaturan Lembur

Untuk menambahkan aturan lembur baru, klik tombol Tambah Pengaturan Baru.

Tombol Tambah Pengaturan Baru


Step 3: Mengisi Nama dan Dasar Aturan Lembur

Pada formulir pengaturan lembur yang muncul, isi nama lembur sesuai kebutuhan, misalnya: Lembur Kantor. Gunakan nama yang jelas agar mudah dibedakan dengan jenis lembur lainnya.

Di bagian bawah nama, terdapat beberapa opsi yang menjadi dasar aturan lembur. Baca setiap opsi dengan saksama sebelum melanjutkan pengaturan.


Step 4: Mengatur Izin Lembur pada Jam Kerja

Pada opsi Izinkan lembur pada jam kerja, tentukan apakah karyawan diperbolehkan mengajukan lembur saat masih berada dalam jam kerja normal.

Jika diizinkan, aktifkan opsi ini.

Opsi Izinkan Lembur pada Jam Kerja

Jika tidak diizinkan, biarkan opsi ini tidak dicentang.


Step 5: Menyembunyikan Nominal Lembur di Aplikasi Mobile

Terdapat opsi Sembunyikan nominal lembur.

Secara default, ketika karyawan mengajukan lembur melalui aplikasi mobile, sistem dapat menampilkan nominal lembur yang akan diterima.

Jika tidak ingin menampilkan nominal tersebut kepada karyawan, aktifkan opsi ini.

Opsi Sembunyikan Nominal Lembur


Step 6: Mengatur Pemotongan Jam Istirahat dari Lembur

Gunakan opsi Dip otong jam istirahat jika durasi lembur perlu dikurangi dengan waktu istirahat tertentu.

Jika ada pemotongan, aktifkan opsi ini.

Opsi Potong Jam Istirahat

Kemudian isi durasi jam istirahat yang akan menjadi pengurang dari total jam lembur (misalnya 30 menit atau 1 jam).


Step 7: Menentukan Minimal Durasi Lembur

Gunakan opsi Minimal durasi lembur untuk menentukan batas minimum durasi lembur yang akan dihitung oleh sistem.

Aktifkan opsi ini.

Pengaturan Minimal Durasi Lembur

Kemudian isi nilai minimal durasi lembur, misalnya 1 jam.

Contoh Pengaturan Minimal Durasi Lembur

Jika karyawan lembur di bawah batas minimal, durasi tersebut tidak akan dihitung sebagai lembur.


Step 8: Menentukan Maksimal Durasi Lembur

Gunakan pengaturan Maksimal durasi lembur untuk membatasi total jam lembur yang dapat diajukan.

Aktifkan opsi ini lalu isi nilai maksimalnya.

Pengaturan Maksimal Durasi Lembur

Contoh: maksimal lembur 5 jam sesuai kebijakan perusahaan.


Step 9: Memilih Metode Rate Lembur

Pada bagian Rate Lembur, pilih metode perhitungan lembur:

Berdasarkan Undang‑Undang

Jika mengikuti ketentuan pemerintah.

Metode Rate Lembur Berdasarkan Undang-Undang

Fix Rate Perusahaan

Jika perusahaan memiliki aturan lembur sendiri.

Metode Fix Rate Perusahaan


Step 10: Mengatur Nominal Rate Lembur

Setelah metode dipilih, tentukan dasar nominalnya.

Nominal Tetap

Digunakan jika nilai lembur per jam bersifat tetap.

Nominal Tetap untuk Rate Lembur

Berdasarkan Gaji

Digunakan jika perhitungan lembur dihitung dari gaji karyawan.

Berdasarkan Gaji untuk Rate Lembur

Pastikan nilai dan rumus perhitungan sudah sesuai dengan kebijakan perusahaan.

Rumus Perhitungan Lembur


Step 11: Mengatur Komponen Gaji untuk Perhitungan Lembur

Jika menggunakan metode Undang‑Undang, tentukan komponen penghasilan yang menjadi dasar perhitungan lembur.

Contoh:

  • Gaji pokok saja
  • Gaji pokok + tunjangan tertentu

Komponen Gaji untuk Perhitungan Lembur

Sesuaikan dengan regulasi yang berlaku di perusahaan.


Step 12: Menentukan Penerima Aturan Lembur

Pada bagian Berlaku kepada, tentukan siapa saja yang terkena aturan lembur ini.

Pengaturan Penerima Aturan Lembur

Aturan lembur dapat diterapkan untuk:

  • Departemen tertentu
  • Kelompok jabatan tertentu
  • Karyawan tertentu
  • Semua karyawan

Opsi Penerima Aturan Lembur

Jika ingin berlaku untuk seluruh perusahaan, pilih Semua karyawan.


Step 13: Menyimpan Pengaturan Lembur

Setelah semua pengaturan selesai diisi:

  • nama lembur
  • izin lembur
  • pemotongan istirahat
  • minimal dan maksimal durasi
  • metode rate
  • komponen gaji
  • penerima aturan

Klik Simpan untuk menyimpan master lembur.

Setelah tersimpan, aturan lembur akan aktif dan karyawan dapat mengajukan lembur melalui aplikasi mobile sesuai pengaturan yang dibuat.

results matching ""

    No results matching ""